Kesunyian
Sinaar ituu datang
di tengah kegelapan Quuh. . . .
Hembusan angin malamm
dan suara merdu jangkrik
yang slaluu temani sepi Quuh. . . .
Saad bulan dan bintang
menjalin kesepakatan
untuk terangi bumi
kala matahari mencari ketenangan malam. . . .
Kesunyian kembali melanda jiwa
saad raga mulai menyatu dengan rindu
rintu tug bisa menyambut terbit.y matahari. . . .
Saad semuaa mulai terang kembali
segala.y dapad quuh lyad jelas
Kesepian pun kembali menjemput
kala kuu kenang kau yang tag lagii
di samping Quuh. . . . .
by : aDhe aIrashii
Tidak ada komentar:
Posting Komentar